Title Penambahan Effective Microorganism4(EM4) pada Pembuatan Kompos dan Pemanfaatanya dengan Fungi Mikoriza Arbuskula terhadap Pertumbuhan Rumput Kumpai (Hymenachne amplexicaulis (Rudge) Nees)
Edition
Call Number
ISBN/ISSN
Author(s) Rahmat Hidayat - Personal Name
Subject(s)
Classification 633.2
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher Universitas Jambi
Publishing Year 2020
Publishing Place
Collation
Abstract/Notes PENAMBAHAN EFFECTIVE MICROORGANISM4(EM4) PADA
PEMBUATAN KOMPOS DAN PEMANFAATANYA DENGAN
FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA TERHADAP PERTUMBUHAN
RUMPUT KUMPAI (Hymenachne amplexicaulis (Rudge) Nees)

Oleh:
RAHMAT HIDAYAT
NIM : P2E117004
Program Studi Magister Ilmu Peternakan

RINGKASAN

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan effective microorganism4 pada kompos dan fungi mikoriza arbuskula terhadap pertumbuhan rumput kumpai (hymenachne amplexicaulis (rudge) nees. Penelitian ini terdiri dari 2 tahap yaitu tahap 1 bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan penambahan EM4 terhadap kualitas kompos, tahap 2 bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos dan FMA serta interaksinya terhadap pertumbuhan kumpai di tanah bekas tambang batubara. Penelitian tahap 1 menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan, perlakuan P0= 40% feses sapi + 35% tandan kosong kelapa sawit + 20% pelepah kelapa sawit + dedak 4% + 1% urea P1= P0 + 2% EM4, P2= P0 + 4% EM4, P3= P0 + 6% EM4. Peubah yang diamati adalah bentuk fisik kompos (tekstur, bau, warna), suhu, pH, penyusutan kompos, hara kompos (N, P, K, C, C/N). Hasil terbaik tahap satu digunakan pada tahap 2. Penelitian tahap 2 menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial 3x2 dengan 3 ulangan. Dua faktor sebagai perlakuan yaitu Faktor I pupuk kompos (A) terdiri dari 3 perlakuan adalah A0 = tanpa kompos (0 g/polybag), A1 = kompos (12 g/polybag) dan A2 = kompos (24 g/polybag) dan perlakuan yang diberi FMA (B) adalah dengan dosis B0 = (0 g/polybag) dan B1 = (20 g/polybag). Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah anakan, berat kering akar dan hasil bahan kering hijauan. Data dianalisis ragam, jika hasil analisis berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian tahap 1 menunjukkan bahwa perlakuan EM4 menghasilkan kompos berwarna coklat kehitaman, semua perlakuan menghasilkan kompos berbau tanah dan sebagian besar memiliki tekstur agak kasar untuk P0 dan P1, sementara P2 dan P3 bertekstur remah. Perlakuan EM4 tidak mempengaruhi penyusutan kompos, pH kompos, kandungan hara P, dan K (P>0,05). Penyusutan kompos= 21,37%, pH = 7, N= 3,66%, P= 0,48%, C= 29,94%, K= 1,14% dan C/N= 12,03. Perlakuan EM4 berpengaruh nyata terhadap C, N dan C/N rasio kompos. Pada tahap 2, hasil penelitian menunjukkan bahwa, perlakuan FMA 20 g/polybag berpengaruh nyata (P0,05) terhadap berat kering akar. Sedangkan interaksi kompos dan FMA tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap semua peubah. Tinggi tanaman, jumlah anakan dan berat kering akar yang terbaik diperoleh pada perlakuan 12 g kompos + 20 gram/polybag FMA, sedangkan pada hasil bahan kering hijauan kumpai pada perlakuan 24 g kompos + FMA 20 g/polybag. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Penambahan starter EM4 pada level 6% menunjukkan nilai terbaik terhadap
penyusutan kompos, pH, dan kandungan hara kompos. (2) Perlakuan fungi mikoriza arbuskula 20 g/polybag dapat meningkatkan pertumbuhan hijauan kumpai, sedangkan perlakuan kompos serta interaksi antara kompos dengan fungi mikoriza arbuskula tidak menunjukan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan hijauan kumpai.
Kata kunci: Kompos, Effective Microorganism4, Fungi Mikoriza Arbuskula, Kumpai
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous