Title Kekuatan Pembuktian Keterangan Anak Sebagai Saksi Korban Pada Putusan Bebas Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pencabulan
Edition
Call Number 344.03 War k
ISBN/ISSN
Author(s) Retno Kusuma Wardani - Personal Name
Subject(s)
Classification 344.03
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher Universitas Jambi
Publishing Year 2020
Publishing Place Jambi
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK

Tujuan penelitian adalah: 1)Untuk mengetahui dan menjelaskan Keterangan anak sebagai saksi korban apabila tidak ada saksi lain yang melihat sendiri tindak pidana pencabulan. 2)Untuk mengetahui kekuatan pembuktian keterangan anak sebagai saksi korban dalam pembuktian di sidang pengadilan pada tindak pidana pencabulan. Dengan tujuan tersebut maka masalah yang dibahas adalah: 1)Bagaimana keterangan anak sebagai saksi korban apabila tidak ada saksi lain yang melihat sendiri tindak pidana pencabulan?. 2)Bagaimana kekuatan pembuktian keterangan anak sebagai saksi korban dalam pembuktian di sidang pengadilan pada tindak pidana pencabulan?. Dengan perumusan masalah tersebut maka metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konsep (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case approach). Bahan hukum yang dikumpulkan adalah: bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Analisis bahan hukum yang terkumpul dilakukan dengan cara mengsistematisasi, mengklasifikasikan dan menginterpretasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1)Keterangan anak sebagai saksi korban apabila tidak ada saksi lain yang melihat sendiri tindak pidana pencabulan, pengaturan terhadap keterangan anak sebagai saksi berdasarkan peraturan perundang-undangan yang diatur dalam KUHAP, proses keterangan anak sebagai saksi di sidang pengadilan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. 2)Kekuatan pembuktian keterangan anak sebagai saksi korban dalam pembuktian di sidang pengadilan pada tindak pidana pencabulan. Adapun rekomendasi/saran dalam penelitian ini adalah: 1) Keterangan anak sebagai saksi korban yang memberikan keterangan dipersidangan harus lebih jelas mengenai peraturannya baik terhadap peraturan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak maupun peraturan dalam KUHAP, agar keterangan anak sebagai saksi dapat dijadikan alat bukti yang sah. 2) Pembuktian keterangan anak sebagai saksi di persidangan agar tercantum dalam peraturan perundang-undangan. Sehingga keterangan anak tidak lagi menjadi tambahan pada alat bukti ataupun sebagai petunjuk melainkan bagian dari alat bukti yang sah berdasarkan Pasal 184 ayat (1) KUHAP.

Kata Kunci: Pembuktian, Saksi Korban Anak, Putusan Bebas, Tindak Pidana Pencabulan.
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous